Oleh: egov | April 13, 2010

Bukti Banyak Atlet Potensial

SAMARINDA. Hari pertama Kejuaraan Taekwondo Terbuka antar Ranting, Dojang dan Klub di GOR Serbaguna Komplek Stadion Madya Sempaja Jumat (9/4) lalu memunculkan banyak juara dari berbagai daerah. Dari kategori senior, junior dan pra junior, tak lagi didominasi atlet dari satu daerah.

Misalnya saja di kategori senior kelas under 63 Kg putra, Iban Ajang dari Samarinda berhasil merebut emas. Sementara perak diraih Sri Wahyono dari Bontang dan perunggu Derly Ruben (Kutai Barat). Masih di kategori yang sama namun di kelas min 87 putra, emas diraih Christoper dari Sendawar Taekwondo, Bagus Sigit HP dari Balikpapan meraih perak dan juara tiga bersama atau perunggu diraih M Khoirunas (Bhayangkara Bontang) dan Muchsin (Radar Tarakan Taekwondo).

Sedangkan di kategori junior kelas under 49 putri, Derri Nur Ismi dari klub Le Grandeur meraih emas. Di kelas under 46 putri, Devi Erianti dari klub Macan Dahan juga berhasil menggondol emas. Sedangkan di junior under 51 putra, Jefri dari Nunukan juga berhasil merebut emas dan junior under 55 putra Aditya Maulana berhasil menyamai Jefri untuk mempersembahkan emas bagi Nunukan.

Hal ini tentunya menunjukkan perkembangan serta potensi taekwondoin di daerah begitu pesat berkembang. Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kaltim juga memanfaatkan kejuaraan ini sebagai seleksi untuk persiapan pemusatan latihan daerah (Puslatda) persiapan PON XVIII di Riau 2012 mendatang.

Ketua Pengprov TI Kaltim H Andi Harun ST sebelumnya kepada Sapos mengatakan, kejuaraan ini merupakan program untuk mencari atlet potensial, untuk dipersiapkan Kaltim menuju kejuaraan tingkat nasional dan internasional.

“Tapi tujuan utama kita adalah PON XVIII/2012 di Riau. Di PON nanti jadi ajang pembuktian kita, apakah prestasi 2008 lalu karena faktor tuan rumah atau tidak,” kata Andi Harun.

Sementara itu, kemarin sore juga dimainkan beberapa partai final untuk kategori junior dan pertandingan hari ini dilanjutkan dengan penyisihan di kelas-kelas lain.

Oleh: egov | April 13, 2010

Kejuaraan Taekwondo Terbuka di Sempaja

SAMARINDA. Cabor taekwondo di Kaltim dalam beberapa tahun terakhir terus menggeliat. Faktanya pada Kejuaraan Taekwondo Terbuka antar Ranting, Dojang dan Klub, yang berlangsung sejak kemarin hingga Minggu besok, ratusan taekwondoin baik senior maupun junior hadir untuk memperlihatkan kemampuannya. Pertarungan di setiap laga pun berlangsung ketat, karena kejuaraan ini adalah kali pertama dilaksanakan di tahun ini. Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim, H Andi Harun ST di sela-sela pertandingan kepada Sapos mengatakan, kejuaraan ini merupakan program untuk mencari atlet potensial, untuk dipersiapkan Kaltim menuju kejuaraan tingkat nasional dan internasional. “Tapi tujuan utama kita adalah PON XVIII/2012 di Riau. Di PON nanti jadi ajang pembuktian kita, apakah prestasi 2008 lalu karena faktor tuan rumah atau tidak,” kata Andi Harun. Pada PON XVII/2008, Kaltim berhasil merebut juara umum dengan 5 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Dominasi Kaltim saat itu dibayang-bayangi Jawa Barat yang memang dikenal tangguh di cabor ini. “Makanya kami ingin mempersiapkan diri sejak sekarang. Program jangka panjang harus sudah dijalankan untuk mempertahankan prestasi tersebut,” tegasnya. Dikatakannya, mempertahankan prestasi jauh lebih berat ketimbang merebutnya. Itulah sebabnya TI Kaltim juga mulai mempersiapkan Pusat Pelatihan Daerah (Puslatda), untuk atlet-atlet potensial. Saah satu seleksi untuk atlet masuk Puslatda adalah di kejuaraan ini. “Porprov di Bontang pertengahan tahun ini juga kami jadikan salah satu acuan memantau perkembangan atlet di daerah,” tegasnya. Andi Harun juga mengatakan, adanya perubahan aturan pertandingan juga harus disosialisasikan ke daerah-daerah. Apalagi di PON 2012 mendatang, kemungkinan besar penghitungan poin bukan lagi dari wasit yang berada di sisi matras, melainkan elektrik. Artinya body protector yang dikenakan atlet menggunakan kabel dan langsung kontak ke perhitungan angka. “Poin dari body protector paling tidak membuat taekwondoin harus lebih meningkatkan teknik dan strategi saat bertanding,” urainya. Sementara itu disinggung mengenai banyaknya peserta di kejuaraan kali ini, Andi Harun mengaku sangat senang. “Pelatih Kaltim lebih mudah memantau perkembangan atlet potensial dari daerah,” katanya.

Oleh: egov | Desember 29, 2009

Andi Harun CUP

Tae Kwon Do Open Tournament

19-21 Februari 2010

Mengingat kiprah taekwondoin kaltim yang sukses membawa nama kaltim sebagai juara umum pada PON babarapa tahun lalu, maka mengingat hal tersebut, pemprov TI kaltim berencana untuk menjaring bibit-bibit baru untuk cabor taekwondo, guna mensukseskan PON yang nantinya akan dilaksanankan di Palembang 2012 nanti. Dari beberapa club TKD yang ada, dari kampus S1 PIN juga menurunkan sejumlah atlet yang mengikuti class, Kyuruki Putra Senior & Kyuruki Putri Senior dan Poomsae Beregu Putra & Putri. Diharapkan dari team yang diterjunkan tersebut S1 PIN bisa memperoleh hasil yang memuaskan seperti pada Le Grandeur Cup Tahun 2008 Sebelumnya.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.